
Seseorang luar biasa yang saat ini sedang berada nun jauh di sana pernah berkata padaku
“Yang namanya cocok itu jika berbeda tapi bisa disatuin baru namanya cocok, kalau cocok itu mencari yang sama tandanya bukan cocok tapi memang sudah sama jadi apa lagi yang mau dicocokin?”. Hehe…
Waktu aku mendengar perkataan ini, aku hanya bisa ternganga bahkan berusaha mematahkannya karena tidak sesuai dengan pemikiranku dan tidak pernah berpikiran sama sekali kalau ternyata kata-kata itu akan tertanam jauh dilubuk hati dan pikiranku atau bahkan akan memakai kata-kata itu untuk orang lain.
Pernahkah kamu mendengar seseorang berkata, tapi tahu kalau kata-kata itu nanti yang akan berada lama dipikiranmu, bermanfaat untuk orang lain dan akan merubah pandangan kamu atau bahkan jalan hidupmu? Tentu saja mungkin tidak terpikirkan sama sekali pada awalnya. Itulah yang kualami, tapi jika kita mengalami suatu peristiwa yang berkaitan dengan perkataan itu, maka secara tidak langsung kita baru menyadari kekuatan dari kata-kata itu.
Baru-baru ini aku menggunakan perkataan itu kepada orang lain, dan apakah kalian tahu hasilnya? Luar biasa….!! Ternyata ampuh juga, hehe. Memang aku tidak tahu sampai sejauh mana keampuhannya dan mungkin bertahan sampai berapa lama? Tapi aku sudah cukup bahagia ketika membuat orang lain lebih tenang dan bisa berpikiran secara sehat walau hanya menggunakan kata-kata itu. Setelah menggunakannya, aku jadi semakin berpikir mendalam lagi menganai kata-kata itu, seperti kunci dan gembok.
Kunci dan gembok diciptakan sangatlah berbeda, baik bentuknya, beratnya, mungkin warnanya, tapi sebenarnya mereka diciptakan untuk disatukan. Kunci manakah yang cocok dengan Gembok ini atau Gembok manakah yang cocok dengan kunci itu. Apakah kunci dan gembok itu memang dapat disatukan? Ataukah tidak? Jika kita berpikir dari sini, berawal dari sebuah perbedaan maka kita tidak akan pernah berpikir untuk mencari semua persamaan diri kita dengan orang lain.
Jika kita mengatakan, “Saya suka membaca, oleh karena itu saya ingin punya teman atau kekasih yang juga suka membaca, biar cocok”. Bukannya seharusnya kita mengatakan, “saya akan mencari teman yang sama dengan saya?, biar tidak ada perbedaan dan kegiatan merepotkan lainnya dalam mencocokan perbedaan itu”. Jika, saya suka membaca dan dia suka musik, tapi dia mau menemani saya ke perpustakaan dan saya mau mendengarkan semua lagu-lagunya atau dia mau bermain musik diluar ketika saya sangat ingin berkonsentrasi dalam membaca novel, bukannya itu dapat dikatakan cocok? Karena perbedaan itu ternyata tidak menjadi sebuah masalah dan bisa dijalani dengan nyaman.
Yeah.. itu hanyalah sebagian dari pemikiranku mengenai sebuah perkataan. So… apa salahnya mulai saat ini kita lebih mencerna makna dari sebuah perkataan yang pernah kita dengar sekilas dan mungkin yang kita tidak anggap penting sebelumnya, kalau ternyata perkataan itu dapat berarti bagi kita atau banyak orang kelak.
Waktu aku mendengar perkataan ini, aku hanya bisa ternganga bahkan berusaha mematahkannya karena tidak sesuai dengan pemikiranku dan tidak pernah berpikiran sama sekali kalau ternyata kata-kata itu akan tertanam jauh dilubuk hati dan pikiranku atau bahkan akan memakai kata-kata itu untuk orang lain.
Pernahkah kamu mendengar seseorang berkata, tapi tahu kalau kata-kata itu nanti yang akan berada lama dipikiranmu, bermanfaat untuk orang lain dan akan merubah pandangan kamu atau bahkan jalan hidupmu? Tentu saja mungkin tidak terpikirkan sama sekali pada awalnya. Itulah yang kualami, tapi jika kita mengalami suatu peristiwa yang berkaitan dengan perkataan itu, maka secara tidak langsung kita baru menyadari kekuatan dari kata-kata itu.
Baru-baru ini aku menggunakan perkataan itu kepada orang lain, dan apakah kalian tahu hasilnya? Luar biasa….!! Ternyata ampuh juga, hehe. Memang aku tidak tahu sampai sejauh mana keampuhannya dan mungkin bertahan sampai berapa lama? Tapi aku sudah cukup bahagia ketika membuat orang lain lebih tenang dan bisa berpikiran secara sehat walau hanya menggunakan kata-kata itu. Setelah menggunakannya, aku jadi semakin berpikir mendalam lagi menganai kata-kata itu, seperti kunci dan gembok.
Kunci dan gembok diciptakan sangatlah berbeda, baik bentuknya, beratnya, mungkin warnanya, tapi sebenarnya mereka diciptakan untuk disatukan. Kunci manakah yang cocok dengan Gembok ini atau Gembok manakah yang cocok dengan kunci itu. Apakah kunci dan gembok itu memang dapat disatukan? Ataukah tidak? Jika kita berpikir dari sini, berawal dari sebuah perbedaan maka kita tidak akan pernah berpikir untuk mencari semua persamaan diri kita dengan orang lain.
Jika kita mengatakan, “Saya suka membaca, oleh karena itu saya ingin punya teman atau kekasih yang juga suka membaca, biar cocok”. Bukannya seharusnya kita mengatakan, “saya akan mencari teman yang sama dengan saya?, biar tidak ada perbedaan dan kegiatan merepotkan lainnya dalam mencocokan perbedaan itu”. Jika, saya suka membaca dan dia suka musik, tapi dia mau menemani saya ke perpustakaan dan saya mau mendengarkan semua lagu-lagunya atau dia mau bermain musik diluar ketika saya sangat ingin berkonsentrasi dalam membaca novel, bukannya itu dapat dikatakan cocok? Karena perbedaan itu ternyata tidak menjadi sebuah masalah dan bisa dijalani dengan nyaman.
Yeah.. itu hanyalah sebagian dari pemikiranku mengenai sebuah perkataan. So… apa salahnya mulai saat ini kita lebih mencerna makna dari sebuah perkataan yang pernah kita dengar sekilas dan mungkin yang kita tidak anggap penting sebelumnya, kalau ternyata perkataan itu dapat berarti bagi kita atau banyak orang kelak.








0 komentar:
Poskan Komentar